Jumat, 7 Agustus 2020 Tepat pukul 14.00 WIB sesuai jadwal kami sampai ke lokasi SMA 7 Bengkulu Utara yang berada di Jalan Raya Desa Pasar Baru Kota Bani, Kec. Putri Hijau, Kab. Bengkulu Utara. Sebelum ke sekolah ini, pada pukul 08.00 s.d 9.30 WIB Tim Monitoring dan evaluasi dari pengurus daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Provinsi Bengkulu sudah mengunjungi perpustakaan SMK N 08 yang berada di Jl. Raya Lintas Barat Desa Selubuk KM.32 Kec. Air Napal Kab. Bengkulu Utara bersama ibu Felda, M.Pd dan ibu Suhaini selaku kepala Perpustakaan.

Setelah menempuh perjalanan lebih kurang dua jam melewati rute jalan lama yaitu jalan lintas barat Bintunan-Urai yang dikenal sering abrasi dimana kondisi jalan yang sudah banyak berlubang sehingga membuat perut serasa diaduk-aduk dan kepala pusing, Alhamdulillah kami bertiga bisa menginjakkan kaki ke perpustakaan Samudera Ilmu SMA N 7 Bengkulu Utara. Ketika kami baru membuka pintu dan turun dari kendaraan, saya langsung disapa oleh seseorang yang berbaju kaos biru karena hari itu Jumat, dengan senyum ramah mengatakan, “selamat datang di SMA 7 sambil memarkirkan kendaraannya. Tidak lama kemudian bapak tersebut mengajak kami masuk ke gedung perpustakaan SMA N 7 dan di dalam sudah menunggu kepala Perpustakaan Samudra Ilmu ibu Titi Karyati, S.Pd dan tenaga pustakawan lainnya.

Saat acara dimulai kami baru tahu, bahwa orang yang menyambut kami tadi adalah bapak Ketut Pasek, M.Pd sang manajer sekaligus pimpinan sekolah SMA N 7 Bengkulu Utara itu sendiri, yang membuat kami makin salut bahkan hingga akhir acarapun beliau tetap semangat terus intens berdiskusi dengan kami hingga pukul 16.30 WIB. “Kami sangat senang, telah mendapat kunjungan dari Pengurus Ikatan Pustakawan Provinsi Bengkulu, kami mau belajar banyak dengan bapak-bapak semua” ujar pak Ketut penuh semangat mengawali sambutannya.
Selanjutnya, beliau juga menyampaikan bahwa “Perpustakaan SMA N 7 Bengkulu Utara berukuran 14 X 9 M2 dan direncanakan tahun ini akan dibagun gazebo ruang baca di teras sepanjang 10 x 4 M2, pada tahun 2018 sudah mendapat bantuan 2 rak besi untuk koleksi dan 3 unit komputer dari Dinas Perpustakaan Provinsi, akan tetapi komputernya hingga sekarang belum bisa dioperasikan, karena kami belum mendapatkan bimteknya, mungkin IPI Bengkulu punya solusi”. Mendapati informasi tersebut, secara spontan salah seorang dari tim kami yaitu bapak Jurianto, M.Hum yang juga kepala Perpustakaan IAIN Curup ini langsung memohon izin untuk melihat komputernya, dengan terlebih dulu meminta tenaga perpustakaan sekolah SMA N 7 untuk menghidupkan komputer tersebut.

Disela-sela kegiatan dan diskusi berlangsung, Alhamdulillah hadir juga peserta dari sekolah sekitarnya, dalam kesempatan tersebut hadir ibu Kurnia Mandasari, S.Pd Kepala Perpustakaan SMKN 5 Bengkulu Utara dan ibu Linda Trisna, S.Pd dari SMPN 57 Bengkulu Utara yang berada do kec. Pinang Raya. Kami juga patut bersyukur karena walaupun dalam waktu singkat yang hanya kurang lebih 2 jam, kami bertiga khususnya Pak Jurianto dan Pak Tony Hertanto dari IPI Bengkulu bisa berbagi ilmu tentang pengelolaan perpustakaan dan juga melakukan instalasi aplikasi SLIMs sudah terpasang di salah satu komputer tinggal dikoneksikan dengan perangkat lainnya.

Mengingat waktu juga, tepat pukul 16.30 WIB kami harus pamit pulang kembali ke Bengkulu, kemudian akan melanjutkan ke sekolah berikutnya yaitu Perpustakaan SMKN 5 Bengkulu Utara yang berada di Jl. Poros Pasar Ketahun, Kec. Ketahun, Kab. Bengkulu Utara yang juga memiliki masalah yang sama. Tepat adzan magrib waktu setempat kamipun selesai menuntaskan instalasi SLIMs pada salah satu komputer yang ada di SMKN 5 Bengkulu Utara ini.

Alhamdulilah kamipun segera menuju ke masjid raya di Pasar Ketahun Bengkulu Utara untuk menunaikan shalat maghrib berjamaah, setelah itu kamipun melanjutkan perjalanan dengan mengambil rute yang berbeda saat berangkat tadi yaitu jalan lintas Ketahun-Batiknau yang kami rasa jalannya cukup mulus, dan alhamdulillah tepat pukul 21.00 wib kami sudah kebali lagi ke Bengkulu dengan selamat dengan membawa berbagai persoalan pustakawan yang ada di Bengkulu Utara khususnya (tri/2020).